<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Etaz's Blog</title>
	<atom:link href="http://etaz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://etaz.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 May 2009 11:56:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='etaz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Etaz's Blog</title>
		<link>http://etaz.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://etaz.wordpress.com/osd.xml" title="Etaz&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://etaz.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>perdarahan post partum</title>
		<link>http://etaz.wordpress.com/2009/05/19/perdarahan-post-partum/</link>
		<comments>http://etaz.wordpress.com/2009/05/19/perdarahan-post-partum/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 01:55:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>etaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etaz.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Perdarahan postpartum adalah perdarahan lebih dari 500-600 ml selama 24 jam setelah anak lahir. Termasuk perdarahan karena retensio plasenta. Perdarahan post partum adalah perdarahan dalam kala IV lebih dari 500-600 cc dalam 24 jam setelah anak dan plasenta lahir (Prof. Dr. Rustam Mochtar, MPH, 1998).Haemoragic Post Partum (HPP) adalah hilangnya darah lebih dari 500 ml [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=etaz.wordpress.com&amp;blog=7530699&amp;post=14&amp;subd=etaz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perdarahan postpartum adalah perdarahan lebih dari 500-600 ml selama 24 jam setelah anak lahir. Termasuk perdarahan karena<a href="http://www.alhamsyah.com/2007/01/04/referat-retensio-plasenta/"> retensio plasenta. </a>Perdarahan post partum adalah perdarahan dalam kala IV lebih dari 500-600 cc dalam 24 jam setelah anak dan plasenta lahir (Prof. Dr. Rustam Mochtar, MPH, 1998).Haemoragic Post Partum (HPP) adalah hilangnya darah lebih dari 500 ml dalam 24 jam pertama setelah lahirnya bayi (Williams, 1998)HPP biasanya kehilangan darah lebih dari 500 ml selama atau setelah kelahiran (Marylin E Dongoes, 2001).</p>
<p>Etiologi</p>
<p>1.Tissue</p>
<p>2.trauma</p>
<p>3.trombin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/etaz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/etaz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/etaz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/etaz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/etaz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/etaz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/etaz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/etaz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/etaz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/etaz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/etaz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/etaz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/etaz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/etaz.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=etaz.wordpress.com&amp;blog=7530699&amp;post=14&amp;subd=etaz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etaz.wordpress.com/2009/05/19/perdarahan-post-partum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5e796981cc17153258b924855e55027?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">etaz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MIOMA UTERI</title>
		<link>http://etaz.wordpress.com/2009/05/19/mioma-uteri/</link>
		<comments>http://etaz.wordpress.com/2009/05/19/mioma-uteri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 01:50:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>etaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etaz.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Mioma Uteri adalah suatu Tumor jinak pada rahim yang berasal dari otot rahim. Biasa disebut mioma atau atau tumor otot rahim. Tumor ini letaknya pada alat reproduksi wanita. Jumlah penderita belum diketahui secara akurat karena banyak yang tidak merasakan keluhan sehingga tidak segera memeriksakannya ke dokter, namun diperkirakan sekitar 20-30% terjadi pada wanita berusia di atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=etaz.wordpress.com&amp;blog=7530699&amp;post=18&amp;subd=etaz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mioma Uteri</strong> adalah suatu <strong><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tumor">Tumor </a>j</strong>inak pada rahim yang berasal dari otot <a title="Rahim" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Rahim">rahim</a>. Biasa disebut mioma atau atau tumor otot rahim. Tumor ini letaknya pada alat reproduksi wanita. Jumlah penderita belum diketahui secara akurat karena banyak yang tidak merasakan keluhan sehingga tidak segera memeriksakannya ke <a title="Dokter" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Dokter">dokter</a>, namun diperkirakan sekitar 20-30% terjadi pada <a title="Wanita" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Wanita">wanita</a> berusia di atas 35 tahun</p>
<p><span class="mw-headline">Riwayat penyakit</span></p>
<p>Asal mulanya penyakit mioma uteri berasal dari <a class="new" title="Otot polos rahim (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Otot_polos_rahim&amp;action=edit&amp;redlink=1">otot polos rahim</a>. Beberapa teori menyebutkan pertumbuhan tumor ini disebabkan rangsangan hormon estrogen. Pada jaringan mioma jumlah reseptor <a title="Estrogen" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Estrogen">estrogen</a> lebih tinggi dibandingkan jaringan <a class="new" title="Otot kandungan (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Otot_kandungan&amp;action=edit&amp;redlink=1">otot kandungan</a> (miometrium) sekitarnya sehingga mioma uteri ini sering kali tumbuh lebih cepat pada kehamilan (membesar pada usia reproduksi) dan biasanya berkurang ukurannya sesudah <a title="Menopause" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Menopause">menopause</a> (mengecil pada <a class="new" title="Pascamenopause (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Pascamenopause&amp;action=edit&amp;redlink=1">pascamenopause</a>)</p>
<p>Sering kali tumor jinak rahim ke arah rongga ini membesar dan bertumbuh keluar dari mulut <a title="Rahim" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Rahim">rahim</a>. <a title="Tumor" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Tumor">Tumor</a> yang ada dalam rahim dapat tumbuh lebih dari satu, teraba seperti kenyal, bentuknya bulat dan berbenjol-benjol sesuai ukuran tumor. Beratnya bervariasi, mulai dari beberapa <a title="Gram" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Gram">gram</a> saja, namun bisa juga mencapai 5 <a title="Kilogram" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Kilogram">kilogram</a> atau lebih</p>
<p><span class="mw-headline">Jenis</span></p>
<p>Berdasarkan lokasinya mioma uteri dibagi dalam tiga jenis:</p>
<ol>
<li>Pertumbuhan tetap di dalam dinding rahim</li>
<li>Pertumbuhan ke arah rongga rahim</li>
<li>Pertumbuhan ke arah permukaan dinding rahim</li>
</ol>
<h2><span class="mw-headline">Gejala dan tanda</span></h2>
<p>Sebagian penyakit ini ditemukan secara kebetulan pada saat pemeriksaan panggul rutin. <a class="new" title="Gejala (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Gejala&amp;action=edit&amp;redlink=1">Gejala</a> yang timbul bergantung pada lokasi dan besarnya tumor, namun yang paling sering ditemukan adalah:</p>
<ul>
<li>Perdarahan yang banyak dan lama selama masa haid atau pun di luar masa <a class="mw-redirect" title="Haid" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Haid">haid</a>.</li>
<li>Rasa nyeri karena tekanan tumor dan terputarnya tangkal tumor, serta adanya infeksi di dalam rahim.</li>
<li>Penekanan pada organ di sekitar tumor seperti <a title="Kandung kemih" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Kandung_kemih">kandung kemih</a>, <a title="Ureter" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Ureter">ureter</a>, <a title="Rektum" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Rektum">rektum</a> atau <a title="Organ" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Organ">organ</a> <a class="new" title="Rongga panggul (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Rongga_panggul&amp;action=edit&amp;redlink=1">rongga panggul</a> lainnya, menimbulkan gangguan <a title="Buang air besar" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Buang_air_besar">buang air besar</a> dan <a class="new" title="Buang air kecil (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Buang_air_kecil&amp;action=edit&amp;redlink=1">buang air kecil</a>, pelebaran <a title="Pembuluh darah" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Pembuluh_darah">pembuluh darah</a> <a class="mw-redirect" title="Vena" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Vena">vena</a> dalam panggul, gangguan <a title="Ginjal" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Ginjal">ginjal</a> karena pembengkakan tangkai tumor.</li>
<li>Gangguan sulit hamil karena terjadi penekanan pada saluran indung <a title="Telur" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Telur">telur</a>.</li>
<li>Pada bagian bawah perut dekat rahim terasa kenyal.</li>
</ul>
<p>Sering kali penderita merasa nyeri akibat miom mengalami <a class="new" title="Degenerasi (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Degenerasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">degenerasi</a> atau <a class="new" title="Kontraksi (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Kontraksi&amp;action=edit&amp;redlink=1">kontraksi</a> <a class="mw-redirect" title="Uterus" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Uterus">uterus</a> berlebihan pada mioma yang tumbuh ke dalam rongga rahim. Pasangan suami istri sering kali sulit untuk punya anak (<a class="new" title="Infertilitas (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Infertilitas&amp;action=edit&amp;redlink=1">infertilitas</a>) disebabkan gangguan pada <a title="Tuba" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Tuba">tuba</a>, gangguan <a class="new" title="Implantasi (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Implantasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">implantasi</a> pada <a class="new" title="Endometrium (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Endometrium&amp;action=edit&amp;redlink=1">endometrium</a>, penyumbatan, dan sebagainya.</p>
<p>Mioma Uteri dapat mengganggu kehamilan dengan dampak berupa kelainan letak <a title="Bayi" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Bayi">bayi</a> dan <a title="Plasenta" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Plasenta">plasenta</a>, terhalangnya jalan <a class="new" title="Lahir (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Lahir&amp;action=edit&amp;redlink=1">lahir</a>, kelemahan pada saat <a class="new" title="Kontraksi (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Kontraksi&amp;action=edit&amp;redlink=1">kontraksi</a> rahim, pendarahan yang banyak setelah melahirkan dan gangguan pelepasan plasenta, bahkan bisa menyebabkan <a class="mw-redirect" title="Keguguran" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Keguguran">keguguran</a>.</p>
<p>Sebaliknya, kehamilan juga bisa berdampak memperparah Mioma Uteri. Saat hamil, mioma uteri cenderung membesar, dan sering juga terjadi perubahan dari tumor yang menyebabkan perdarahan dalam tumor sehingga menimbulkan nyeri. Selain itu, selama kehamilan, tangkai tumor bisa terputar.</p>
<p><strong>BAGAIMANA CARA PENENGANANNYA</strong></p>
<p>Bila <a title="Tumor" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Tumor">tumor</a> berukuran kecil dan tidak membesar, cukup dilakukan pemeriksaan rutin setiap 3-6 bulan sekali, pengecilan tumor sementara dengan obat-obatan GnRH <a class="new" title="Analog (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Analog&amp;action=edit&amp;redlink=1">analog</a>, mioma memiliki lapisan kapsul yang tegas, dapat dipisahkan/dikupas dari massa tumornya. Jika terjadi komplikasi dan timbul perdarahan, perlu diberikan transfusi darah dan obat penghilang rasa nyeri. Tindakan <a title="Operasi" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Operasi">operasi</a> dilakukan jika tumor membesar dan bila timbul gejala penekanan dan nyeri dan perdarahan yang terus menerus.</p>
<p>Operasi <a class="mw-redirect" title="Pembedahan" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Pembedahan">pembedahan</a>: dengan <a class="new" title="Histerektomi (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Histerektomi&amp;action=edit&amp;redlink=1">histerektomi</a> (pengangkatan kandungan) jika tidak ada rencana hamil lagi, atau <a class="new" title="Miomektomi (halaman belum tersedia)" href="http://etaz.wordpress.com/w/index.php?title=Miomektomi&amp;action=edit&amp;redlink=1">miomektomi</a> (mengangkat miomnya saja) pada <a class="mw-redirect" title="Usia" href="http://etaz.wordpress.com/wiki/Usia">usia</a> reproduksi/masih rencana hamil. Namun jika massa tumor terlalu besar atau luas, kadang tidak memungkinkan hanya dilakukan pengangkatan massa tumor, sehingga tetap dilakukan histerektomi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/etaz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/etaz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/etaz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/etaz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/etaz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/etaz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/etaz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/etaz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/etaz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/etaz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/etaz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/etaz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/etaz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/etaz.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=etaz.wordpress.com&amp;blog=7530699&amp;post=18&amp;subd=etaz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etaz.wordpress.com/2009/05/19/mioma-uteri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5e796981cc17153258b924855e55027?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">etaz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kanker serviks</title>
		<link>http://etaz.wordpress.com/2009/05/19/kanker-serviks/</link>
		<comments>http://etaz.wordpress.com/2009/05/19/kanker-serviks/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 01:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>etaz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://etaz.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Kanker serviks adalah tumor ganas yang menyerang leher rahim, sel-sel kanker dapat menyebar ke organ lain di luar organ asalnya dan menyebabkan kerusakan organ lain sehingga dapat menimbulkan kematian. Dr. Irene Christ Susanto, Fr.Arzt, menyebutkan bahwa menurut WHO, kanker serviks merupakan penyebab utama kematian pada perempuan. Setiap menit terdapat satu kasus kanker serviks baru, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=etaz.wordpress.com&amp;blog=7530699&amp;post=23&amp;subd=etaz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kanker serviks adalah tumor ganas yang menyerang leher <a href="http://">rahim</a>, sel-sel kanker dapat menyebar ke organ lain di luar organ asalnya dan menyebabkan kerusakan organ lain sehingga dapat menimbulkan kematian. Dr. Irene Christ Susanto, Fr.Arzt, menyebutkan bahwa menurut WHO, kanker serviks merupakan penyebab utama kematian pada perempuan. Setiap menit terdapat satu kasus kanker serviks baru, dan setiap dua menit terjadi kematian akibat kanker serviks. Kasus kanker serviks paling banyak terdapat di Asia Tengah dan Selatan, sedangkan Asia Tenggara menempati posisi kedua di dunia. Faktor penyebab kanker leher rahim adalah infeksi virus HPV (Human Papilloma Virus). HPV merupakan penyakit menular seksual yang paling sering diderita di seluruh dunia dan diguga menginfeksi hingga sekitar 75 persen wanita yang aktif secara seksual. Meskipun penyebaran HPV demikian luar, hanya sedikit orang yang mengetahui telah terinfeksi karena umunya jarang menimbulkan gejala yang dapat dikenali. Umumnya perempuan yang terinfeksi oleh HPV mengalami infeksi tersebut sesaat setelah aktif secara seksual pada usia antara 20 hingga 30 tahun, maka perkembangan ke arah kanker serviks umumnya terjadi dalam periode 10 hingga 20 tahun. Meskipun demikian ada pula beberapa kasus dimana prakanker dapat berubah menjadi kanker hanya dalam waktu 1 hingga 2 tahun. Ada beberapa jenis virus HPV onkogenik yang diketahui dapat menyebabkan kanker virus serviks, namun yang tersering adalah HPV tipe 18. Menurut Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, Sp.PD, K-Al, FACP, Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI, Senior Ahli Alergi Imunology dan AIDS Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, mengatakan, “Konsep pencegahan kanker serviks adalah upaya mendeteksi kanker ini sedini mungkin, yaitu pada fase prakanker. Bila fase prakanker terdeteksi, maka upaya penyembuhannya amat sederhana, tanpa perlu tindakan pembedahan atau operasi besar, biayanya tentu saja jauh lebih ringan”. Fase prakanker ini tanpa gejala. Karena itu konsep pencegahan kanker serviks adalah melakukan pemeriksaan pada semua perempuan yang berisiko (yaitu semua perempuan yang sudah aktif secara seksual) tanpa perlu menunggu gejala apapun. Bila penderita sudah menunjukkan gejala seperti keputihan yang berbau, atau pendarahan baik spontan maupun pendarahan saat melakukan hubungan seksual, mengindikasikan kanker serviks yang sudah masuk stadium lanjut. Tentu saja tidak semua kasus keputihan atau pendarahan merupakan gejala kanker serviks, namun yang penting bagi semua perempuan adalah menyadari dan mewaspadai bahwa kedua gejala tersebut tidak dapat dianggap ringan dan tidak boleh dicoba diobati sendiri tanpa pernah melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Penyebab keputihan dapat saja infeksi bakteri, jamur ataupun virus sedangkan perdarahan selain dapat pada kondisi infeksi juga dapat disebabkan oleh gangguan keseimbangan hormone dalam tubuh atau tumor jinak lain seperti polip serviks. Meningat tingginya angka kematian akibat kanker serviks di Indonesia, Yayasan Kanker Indonesia mengadakan beberapa program seperti penyuluhan kepada masyarakat luas mengenai hal bahaya kanker serviks. dr. Sumarjati Arjoso, SKM, Ketua III YKI Departemen Pendidikan dan Penyuluhan, menyebutkan, “YKI bekerjasama dengan NGO dan pihak swasta dalam melakukan penyuluhan. Bantuannya berupa pembicara, bantuan vaksin, bantuan biaya pengobatan, dan penyuluhan deteksi dini”. Pemeriksaan terhadap adanya virus HPV dapat dilakukan dengan pap smear dan IVA (inspeksi visual dengan aplikasi asam asetat). Pemeriksaann ini sebaiknya dilakukan secara rutin setahun sekali oleh perempuan yang aktif secara seksual. Ada cara lain yang digunakan untuk menghindari virus ini menginfeksi tubuh adalah dengan melakukan vaksinasi HPV. Pemberian vaksinasi ini sebaiknya dimulai ketika berusia muda, yaitu sebelum melakukan hubungan seksual, karena semakin cepat pemberian vaksin ini, maka semakin efektif mencegah HPV dalam tubuh. Samsuridjal menambahkan menurut Ikatan Dokter Anak, usia 10 tahun merupakan usia yang sesuai untuk pemberian vaksin ini. Namun pemberian pada usia lebih lanjut pun masih berguna, hanya efektivitasnya berkurang. Sampai batas usia perempuan 55 tahun pun vaksin ini masih bisa digunakan (OCH/ Klasika/ Kompas, 18 Des. 2008).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/etaz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/etaz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/etaz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/etaz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/etaz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/etaz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/etaz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/etaz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/etaz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/etaz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/etaz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/etaz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/etaz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/etaz.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=etaz.wordpress.com&amp;blog=7530699&amp;post=23&amp;subd=etaz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://etaz.wordpress.com/2009/05/19/kanker-serviks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5e796981cc17153258b924855e55027?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">etaz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
